bonhet.blogspot.com

selamat datang di blog ku,

Jangan lupa tinggalin komennya ya........

Sabtu, 29 Oktober 2011

Putri Hujan


Semua orang kebingungan sudah hampir 2 tahun hujan tidak pernah turun, tanah pecah-pecah
sungai kering, ini kemarau terburuk yang pernah menimpa desa mereka.

Orang-orang beramai-ramai mendatangi rumah kepala suku, meminta petunjuk kenapa sampai sekarang desa mereka tidak turun hujan.

Kepala suku pun menemui mereka dan kepala suku akan bertapa di goa meminta petunjuk kepada dewa,,,,

Setelah 40 hari bertapa akhirnya kepala suku kembali ke desanya dan menemui semua penduduk desa yang sudah berkumpul di rumahnya....

" Menurut petunjuk dari dewa, hujan akan turun bila ada seorang wanita menari di bawah langit, dan wanita itu harus perawan serta saat dulu dia lahir waktu hujan turun "

Bingunglah para penduduk kampung, lalu mereka mengumpulkan semua gadis-gadis, satu demi satu di pilih mana yang dulu lahir waktu hujan turun.

Akhirnya mereka menemukan satu orang wanita cantik bernama aurora, dulu saat aurora lahir hujan turun dengan sangat lebat, mungkin dialah gadis pilihan dewa.

Hari yang di tunggu akhirnya tiba, aurora menari di alam terbuka, langit yang tadinya cerah kini berubah menjadi gelap gulita, satu demi satu air menetes jatuh ke bumi, ternyata aurora benar-benar titisan putri hujan, aurora terus menari dan hujan pun semakin lebat. Penduduk kampung bergembira kini mereka bisa menanam padi dan berkebun lagi.

Tapi aurora terus menari tanpa henti, begitu pun hujan terus turun dengan lebatnya, sampai-sampai desa mereka banjir, kini penduduk kampung jadi bingung bagaimana menghentikan aurora menari, jika aurora terus menari desa mereka akan tenggelam.

Akhirnya kepala suku dan penduduk kampung sepakat untuk mempersembahkan aurora kepada dewa, mereka ramai-ramai menangkap aurora lalu aurora di lemparkan ke kawah gunung berapi, saat itu juga hujan berhenti turun.

Penduduk kampung bersorak gembira, desa mereka tidak jadi tenggelam dan mereka bisa beraktifitas seperti biasa, tapi mereka tidak tahu dewa hujan sedih karna putrinya telah tiada, dan mulai saat itu hujan tidak pernah lagi turun di desa tersebut.......

Senin, 10 Oktober 2011

Puteri Indonesia 2011, Maria Selena dari Jawa Tengah


Mahkota Puteri Indonesia berpindah dari Nadine Alexandra Dewi Ames kepada Maria Selena, perempuan kelahiran Palembang, 24 September 1990, asal Jawa Tengah. Selena menyisihkan kontestan asal Jawa Timur dan Sulawesi Selatan yang berhasil masuk tiga besar di Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2011.

Dalam balutan busana rancangan Anne Avantie, tiga besar Puteri Indonesia tampil anggun dan percaya diri. Dengan diserahkannya Mahkota Puteri Indonesia kepada Selena (21), posisi Runner-up 1 (Puteri Indonesia Lingkungan 2011) diraih oleh Liza Elly Purnamasari (20) dari Jawa Timur, sedangkan Runner-up 2 (Puteri Indonesia Pariwisata 2011) diperoleh Andi Tenri Gusti Hanum Utari Natassa (19) dari Sulawesi Selatan.

Selena, Liza, dan Natassa sukses membuktikan bagaimana anak daerah juga mempunyai kesempatan yang sama berkiprah di tingkat nasional, termasuk mereka yang berhasil masuk dalam lima besar, seperti Sabrina Chairunnisa (18) dari Sumatera Utara dan Dinda Rizki Hutari (20) dari Yogyakarta, yang tampil elegan dalam balutan busana Intan Avantie.

Ketiga perempuan muda dengan motivasi tinggi dan kepercayaan diri ini membuktikan kemampuannya mengalahkan ketakutan dalam diri untuk berkompetisi dan menggali potensi diri di ajang PPI.

Salah satu juri PPI 2011, Artika Sari Devi (Puteri Indonesia 2004), mengatakan, perempuan muda yang mendaftarkan diri di ajang PPI, apalagi mereka yang berhasil meraih tiket ke seleksi nasional PPI, adalah perempuan yang berani dan mempunyai nyali untuk mengalahkan ketakutan dalam dirinya.

Bagi Artika, Puteri Indonesia mempunyai peran dan mampu berkontribusi. "Tantangan Puteri Indonesia banyak. Ekspektasi masyarakat terhadap Puteri Indonesia juga tinggi dan lebih banyak. Itu adalah tantangan yang harus selalu siap dihadapi Puteri Indonesia dan juga menjadikannya sosok muda yang jauh lebih matang," tutur Artika kepada Kompas Female di sela penjurian saat karantina PPI 2011 beberapa waktu lalu di Jakarta.

Selena, mahasiswi School of Business & Management Institut Teknologi Bandung, mengaku tak berpengalaman mengikuti ajang kecantikan ataupun kompetisi modelling. Namun, keyakinan dan kepercayaan diri yang ditanamkan sejak awal mengikuti PPI membuatnya berhasil memenangkan gelar Puteri Indonesia.

"Saya menargetkan menjadi Puteri Indonesia sejak pertama kali mengikuti PPI. Menjadi Puteri merupakan langkah awal untuk bisa berkontribusi dalam segala bidang," jelas Selena saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu (8/10/2011) dini hari.

Sementara bagi Liza dan Natassa, tak ada kata kecewa meski keduanya tak berhasil memenangkan pemilihan. Bagi Liza, mahasiswi The London School of Public Relations kelahiran Malang, 27 Maret 1991, semua finalis adalah pemenang. Natassa, mahasiswi Swiss German University International Business, kelahiran Makassar, 11 Agustus 1992, ini sepakat dengan Liza. Ia tak kecewa meski tak meraih posisi nomor satu.

"Kemenangan tidak hanya disimbolkan dengan posisi satu, dua, tiga, tetapi lebih kepada menyikapi kemenangan setiap harinya. Saya tidak kecewa, dan siap mewakili bangsa di ajang pemilihan berikutnya, di tingkat internasional," tutur Natassa yang memborong sejumlah gelar di ajang PPI 2011, seperti Puteri Indonesia Berbakat dan Puteri Indonesia Favorit.

PPI 2011 tak hanya mencari sosok Puteri untuk mewakili Indonesia di berbagai ajang pemilihan internasional. Yayasan Puteri Indonesia juga memilih sejumlah atribut Puteri dan sosok perempuan muda yang berpotensi dengan kecerdasan intelektual tinggi.

Tim juri pun memilih Puteri Intelegensia dari hasil wawancara khusus penerima beasiswa Pascasarjana Universitas Atmajaya saat mengikuti karantina PPI 2011.

Adalah Asri Silvia Shorea, SKed dari Kalimantan Timur; Annisa Putri Ayudya, SPsi dari DKI 2; dan Rizky Fitriyani Rustam, SKM dari Sulawesi Tenggara, penerima penghargaan Puteri Intelegensia 2011 di ajang PPI.

Asri dari Kalimantan Timur dan Putri dari DKI 2 tak hanya memiliki intelegensia yang tinggi, mereka adalah perempuan muda berpotensi yang juga terpilih masuk dalam 10 besar yang tampil cantik dalam balutan busana rancangan Barli Asmara.

Pada malam final PPI 2011 yang berlangsung di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (7/10/2011), juga terpilih pemenang Puteri Atribut PPI 2011 sebagai berikut:

Puteri Indonesia Persahabatan: Papua (Herllyn Paula Mambai)
Puteri Indonesia Berbakat: Sulawesi Selatan (Andi Tenri Gusti Hanum Utari Natassa)
Puteri Indonesia Favorit: Sulawesi Selatan (Andi Tenri Gusti Hanum Utari Natassa)
Puteri Indonesia Kepulauan berdasarkan polling SMS:
- Sumatera: Bangka Belitung (Nur Rahma Umani)
- Jawa: Banten (Rahajeng Sekar Putri)
- Kalimantan: Kalimantan Selatan (Ninggar Ayu Neswari)
- Sulawesi: Sulawesi Tenggara (Rizky Fitriyani Rustam)
- Bali-NTT-NTB: Bali (AA Istri Karina Manik)
- Indonesia Timur: Maluku (Audry Gabrielle Marsha Tentu

Sumber: Kompas.com

Minggu, 02 Oktober 2011

Asal Mula Nama Ayu Ting Ting


Pedangdut Ayu Rosmalina mengubah namanya saat masuk industri musik menjadi Ayu Ting Ting. Apa dan bagaimana ceritanya nama itu akhirnya dipilih?

Ayu menuturkan, dirinya sudah akrab di dunia hiburan sejak umur empat tahun. Ibunya, Umi Khalsum, adalah seorang penyanyi. Tak heran hingga bakat seni dari ibunda turun kepada dara cantik kelahiran Depok, 20 Juni 1992 itu.

Singkat cerita, embel-embel nama 'Ting Ting' didapatkan Ayu setelah merilis album pertama pada 2007 berjudul 'Geol Ajep Ajep'. Di dalam album itu ada lagu berjudul Ting Ting. Lalu sang produser mengusulkan agar Ayu memiliki nama panggung Ayu Ting Ting.

"Karena saya kan masih ting-ting, hahaha. Enggak, jadi awalnya di album pertama saya yang itu ada judul lagu Ting Ting, liriknya gini 'Saya masih ting-ting dijamin masih ting-ting'. Nah, kata produser saya yang dulu, kenapa Ayu enggak ditambahin 'Ting Ting' saja. Lagian itu juga ada di album," beber Ayu saat berkunjung ke redaksi okezone di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2011).

Menurut Ayu yang kini berada di naungan Star Media Nusantara (SMN), nama 'Ting Ting' sangatlah lucu dan unik, sehingga mudah diingat orang. "Aku suka banget sama nama itu. Jadi aku mau saja," ungkap Ayu yang doyan nonton drama Korea itu.

Ayu saat ini sedang sangat populer dengan lagunya yang berjudul Alamat Palsu. Undangan wawancara dengan media pun tak pernah berhenti. Bahkan, hingga November mendatang jadwal manggung Ayu sudah penuh. Ya, Ayu beken seperti lirik lagunya yang melekat di kepala pendengar, 'Di mana..di mana..di mana..sekarang tinggalnya di mana...

sumber : www.okezone.com


ALAMAT PALSU - AYU TING TING

Kemana kemana kemana ku harus mencari kemana
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya
Lama tak datang ke rumah
Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana

Ke sana kemari membawa alamat
Namun yang ku temui bukan dirinya
Sayang yang ku terima alamat palsu

Ku tanya sama teman-teman semua
Tetapi mereka bilang tidak tahu
Sayang mungkin diriku tlah tertipu
Membuat aku frustrasi dibuatnya

Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana

Ke sana kemari membawa alamat
Namun yang ku temui bukan dirinya
Sayang yang ku terima alamat palsu

Ku tanya sama teman-teman semua
Tetapi mereka bilang tidak tahu
Sayang mungkin diriku tlah tertipu
Membuat aku frustrasi dibuatnya

Kemana kemana kemana ku harus mencari kemana
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya
Lama tak datang ke rumah
Dimana dimana dimana tinggalnya sekarang dimana

Selasa, 13 September 2011

Leila Lopes Miss Universe 2011


Miss angola Leila Lopes pada saat di sematkan mahkota Miss Universe tampil anggun mengenakan gaun malam berwarna broken white, penyerahan mahkota di lakukan oleh Miss Universe 2010 Ximena Navarette.

Runner up pertama di dapat oleh Miss Ukraina Olesya Stefanko sedangkan Runner up kedua jatuh pada Miss Brazil Pricila Machado, Runner up ketiga di raih Miss Filipina Shamcey Supsup, dan runner up keempat di raih oleh Miss China Luo Zilin.

Miss Angola Leila Lopes, yang tidak di unggulkanpun terpilih menjadi Miss Universe 2011

Malam final pemilihan Miss Universe 2011 di gelar di Sao Paulo, Brazil

Sementara Putri Indonesi Nadhine Alexandra gagal lolos ke 16 besar.




Biodata Leila Lopes :



Nama Lengkap : Leila Luliana Da Costa Vieira Lopes

Tempat Lahit : Benguela, Angola

Tanggal Lahir : 26 Febuari 1986

Prestasi: Miss Angola 2011, Miss Universe 2011.


Senin, 12 September 2011

Ranjang Pengantin Yang Ternoda


Tadi nomor rumahnya berapa ya? Kok bisa aku lupa,,,, aku tanya dengan sopir dia juga gak tau... Kacau. Akhirnya aku coba nanya ke bapak yg lagi nyuci mobil di depan rumahnya....

Maaf pak.... Rumah yang lusa mau nikahan di mana ya?

Rumahnya sherly ya? Itu di ujung yg warna hijau.....

Ok pak makasih....

Akhirnya ketemu juga, segera aku suruh sopir dan jono nurunin pelaminan dan kain-kain serta bunga-bunga.

Setelah semuanya selesai di turunin aku dan jono lalu mendekor, karena lusa anak orang yang punya rumah nikahan.

Inilah kerjaanku kalau lagi tidak kuliah, bantu-bantu Tanteku yang seorang perias pengantin, lumayan uangnya bisa buat jajan dan bayar kuliah.

akhirnya selesai juga, aku liat jam tanganku sudah menunjukan angka 2, gak ngira jam segini baru selesai, maklum aja rumahnya besar banget. Setelah pamit dengan tuan rumah aku dan jono lalu pulang.

Pagi-pagi aku dan tanteku pergi ke rumah sherly, dengan cekatan tanteku memoles wajah sherly, tanteku berusaha agar sherly tampil cantik di hari pernikahannya bak putri raja, tiba-tiba datang pengantin pria, awalnya aku cuek tapi kok aku kenal suaranya, suaraya sudah tidak asing di telingaku, karena penasaran aku coba memalingkan mukaku. Dan.......

ANDRE.......

MAYANG.........

ANDREEEE......

MAYAAAANNNGGG....

Oh my god..... Ternyata dia andre, pacarku di sma dulu, aku sama dia putus komuniasi gara-gara andre kuliah di luar negri, sudah 3 tahun kami tidak ketemu.

Sherly: " kalian saling kenal ya? "

Andre: " iya, iini mayang teman sma ku "

Aku: " iya... aku dan andre satu sma, kapan ndre kamu balik dari luar negri "

Andre: " kira-kira 1 minggu yang lalu, balik mau nikah t'rus balik lagi lanjutin kuliah "

Aku: " semoga kalian bahagia ya "

Andre dan sherly : " amin "

Tante: " pengantin cewenya sudah selesai, tante tinggal ya, tante mau ke pengantin yang satunya, pengantin yang cowok kamu yang urus ya, tinggal di bajuin ama kasih bedak sedikit aja kok "

Aku: " iya tante, biar mayang aja yang urus pengantin cowoknya "

Tante: " ya sudah tante pergi dulu "

Setelah tanteku dan sherly keluar otomatis di kamar tinggal aku dan andre. saat aku mau mempersiapkan pakaian untuk andre aku merasa tubuhku di peluk t'rus leherku dan telingaku di kecup lembut. Aku terpancing, libidoku langsung naik. andre memang pintar memancing aku, dia tidak berubah tetap seperti yang dulu.

Dan kini aku dan andre sudah ada di ranjang pengantin, kami berguling-guling seperti jagoan dalam film yang lagi bertarung, ranjang yang seharusnya buat saksi bisu kemesraan andre bersama istrinya kini ternoda dengan tingkah laku kami, kami melepas rindu di atas ranjang pengantin.

Setelah puas menyalurkan nafsu, aku lalu memakaikan pakaian pengantin buat andre, dan sebelum andre keluar kamar andre masih sempat mengecup kening dan pipiku.

Di dalam kamar aku dengar sayup-sayup suara andre mengucapkan kalimat ijab kabul, mendengar itu aku hanya bisa menangis,,,,,,

Menangis karna orang yang pernah di cintai dan mencintai bersanding di pelamin dengan orang lain.....

# Hanya Kisah Fiktif #

Jumat, 09 September 2011

Aku Bunuh Istriku Demi Uang Asuransi


Sayang,,,,, kapan kita ke parisnya?

Sabar ya cintaku, pasti kita berdua ke paris, jangan bbm dulu ya, ada istriku.

Begitulah kata-kata bbm jamal untuk haris, jamal takut ketahuan istrinya kalau dia lagi bbman mesra dengan haris, jamal juga tidak ingin istrinya yang baru 6 bulan di nikahinya tahu kalau dia sebenarnya gay.

jamal dan haris biasanya ketemu diam-diam di hotel atau di luar kota saat jamal lagi mendapat tugas keluar kota dari kantornya.

Seperti saat ini, ketika jamal lagi ada tugas kantor di surabaya, yang menemaninya haris bukan istrinya.

Jamal: " kamu jangan sering-sering bbm, nanti istriku tau "

Haris: " mau gimana lagi, aku kangen.... "

Jamal: " biar nanti aku telpon aja, kalau sampai istriku tau rencana liburan kita ke eropa bisa gagal "

Haris: " iya dech,,,, aku gak sering-sering lagi bbm "

Jamal: " kamu ada kenalan orang yg kerja di bengkel mobil? "

Haris: " ada, emang kenapa, mobilmu rusak? "

Jamal: " engak rusak sich "

Haris: " gak rusak kok nyari montir, aneh..... "

Jamal: " istriku si Gina kan sudah aku asuransikan, seandainya dia mati kecelakaan kan aku bisa mencairkan asuransinya... "

Haris: " jadi mas mau mbunuh si Gina istri mas? "

Jamal: " ya begitu dech, seolah-olah dia meninggalnya karena kecelakaan, paham kan kamu... "

Haris: " tapi mas itu kan dosa "

Jamal: " aku tau itu dosa, tapi kan aku sama sekali gak suka sama dia, aku nikahin dia cuma mau meyakinkan keluargaku kalau aku laki-laki normal, itu saja "

Haris: " apa gak ada cara lain, masa harus ngebunuh orang "

Jamal: " sayang.... Kalo si Gina meninggal aku akan dapat 1 Milyar, jangankan ke paris ke liling dunia juga kita bisa "

Haris: " ya sudah terserah yayang aja "


Sesampai di jakarta saat berkumpul dengan istrinya jamal bersikap sewajarnya,,,,

Gina: " gimana pa tugas keluar kotanya? "

Jamal: " lancar-lancar aja ma, papa agak capek aja ni "

Gina: " och ya pa, besok gina ke bandung nemuin ibu, gak apa-apakan papa mama tinggal ke bandung "

Jamal: " jadi besok mama pergi ke bandung, kesepian dong papa "

Gina: " bentar aja kok pa, paling juga 3 hari "

Jamal: " mama ke bandungnya pake apa? "

Gina: " mama mau nyetir sendiri aja, kalau bawa mobil kan di bandung bisa jalan-jalan "

Jamal: " ya sudah, hati-hati ya ma, papa sayang mama "
ini malam terakhir Jamal bersama istrinya, dan besok saat istrinya ke bandung pasti istrinya tabrakan karna mobil yg akan di pakai Gina remnya sudah blong.....

Pagi-pagi jamal sarapan bersama istrinya, selesai sarapan jamal lalu berangkat kerja, sementara istrinya lagi mempersiapkan barang-barang yang akan di bawanya ke bandung.

Di sepanjang jalan menuju kantornya jamal berharap kejadian yg nanti menimpa istrinya sesuai dengan skenario yg sudah di rancangnya.

Sekitar jam 10 ada keluarga Gina yang menelpon Jamal mengabarkan kalau mobil yg di bawa gina masuk jurang, lalu jamal menanyakan nasip istrinya dan orang yang menelpon bilang kalau istrinya meninggal, jamal pun pura-pura menangis. Setelah telpon di matiin jamal lalu tersenyum.... :-)

Saat di rumah sakit jamal kembali pura-pura menangis dan meraung-raung biar orang-orang mengira dia benar-benar kehilangan istrinya. Jamal tidak berani menatap istrinya apalagi saudara Gina bilang kalau jasad istrinya sulit di kenali lagi, Begitu pun saat Gina di makamkan Jamal berkali-kali menangis tersedu-sedu.

Sepuluh hari setelah meninggalnya Gina, Jamal
Berhasil mendapatkan apa yg selama ini di inginkannya, uang asuransi gina istrinya berhasil di cairkannya, Jamal dan Haris saling bertatapan mereka lalu tersenyum dan saling berpelukan,,,,,

Tapi di balik jendela ada sosok perempuan berdiri membisu menatap mereka berdua.......

# HANYA KISAH FIKTIF, JIKA ADA KESAMAAN NAMA DAN TEMPAT KEJADIAN ITU HANYA KEBETULAN SEMATA #

Senin, 05 September 2011

Ternyata Dia Ibu Kandungku????


Sebut saja namaku ratih, aku mahasiswi semester akhir di salah satu perguruan tinggi swasta di jakarta, dan sekarang aku lagi ada di tenggarong, kalimantan timur. aku berada di sini untuk melakukan penelitian buat skripsiku.

Sebenarnya tenggarong tidak asing buat aku karna aku memang lahir di sini, tapi umur 5 tahun aku dan keluargaku pindah ke jakarta mengikuti ayah yang di tugaskan di sana.

Jadi baru kali ini lah aku kembali ke tempat kelahiranku, kami tidak pernah ke tenggarong karna memang di sini tidak ada keluarga, semua keluarga tinggal di pulau jawa.

Aku senang betul ketika pertama kali sampai di tenggarong, melihat suasananya yg asri jauh dari polusi dan macet, setiap sore aku duduk di tepi sungai mahakam, memandangi air sungai yang tenang. Orang-orangnya juga ramah-ramah makin membuat aku betah untuk tinggal lama di sini..

Setiap kali aku pulang mencari bahan untuk penelitianku aku selalu lewat di jalan yg di salah satu sudutnya ada wanita berbaju lusuh, orang-orang sich bilang kalau itu orang gila, awalnya aku cuek tapi setiap kali aku melihat dia perasaanku selalu mau menghampirinya. Aku sempat berpikir, sejak kapan aku perduli dengan orang gila????.

Akhirnya aku kalah juga, siang, saat aku lewat aku beranikan diri mendekat ke orang gila itu, aku tatap dari ujung kaki sampai kepalanya tidak ada yang istimewa, tapi kok aku merasa tenang saat ada di dekatnya, aku tatap mata orang gila itu, dan orang gila itu balas menatapku, dan dia terus menatapku tanpa berkedip dan tiba-tiba air matanya menetes, aku heran kenapa dia tiba-tiba menangis. Melihat orang gila itu menangis aku lalu pergi aku takut dia mengamuk.

Dan kini setiap hari aku pasti menemui orang gila itu, dan aku selalu membawa nasi buat orang gila itu. Dia tersenyum saat melihatku, aku pun merasa senang saat bersamanya. Rasanya aku ingin memeluk orang gila itu. Andai saja dia tidak bau mungkin aku sudah melakukannya.
Jadi sekarang aku lebih banyak bersama wanita gila ini dari pada berkeliaran ke kantor pemerintah untuk mencari bahan buat penelitianku.

Suatu hari saat aku baru saja pergi dari menemui wanita gila itu ada seorang ibu menghampiri aku, dia bertanya ke aku kenapa sering menemui wanita gila itu, ya aku jawab karna kasian aja, terus ibu itu cerita mengenai wanita gila itu.
Ibu itu bilang nama wanita gila itu juwita, dulunya dia cantik dia jadi gila gara-gara suaminya kawin lagi, juwita depresi berat sampai jadi gila, dan yang bikin aku mengelus dada si ibu cerita kalo orang gila itu di perkosa lalu hamil. Dan anak orang gila itu di adopsi oleh sebuah keluarga yang sekarang ada di jakarta. Kata ibu itu anak orang gila itu cewek seumuran dengan aku.

Besok aku sudah balik ke jakarta, tapi perasaanku berat untuk meninggalkan tempat ini, sebelum pergi ke bandara aku sempatkan untuk menemui ibu juwita, aku bawakan nasi padang kesukaannya, saat aku pergi aku lihat air matanya menetes dan tak terasa air mataku pun menetes juga.

Sampai di jakarta aku langsung menemui mama, dan langsung aku ceritakan mengenai ibu juwita mendengar ceritaku mama menangis dan memeluk aku. Aku bersyukur masih mempunyai ibu dan bapak yang sayang dengan aku.

Di jakarta saat aku ketemu wanita gila di pinggir jalan kok aku gak merasa seperti waktu ketemu dengan ibu juwita, perasaanku biasa-biasa aja.

Kini ibu juwita sering datang di mimpiku, dan malam ini aku mimpi di peluk ibu juwita, aku merasakan pelukannya hangat sehangat pelukan ibuku sendiri,,,,,

Malam ini tumben-tumbennya mama memanggil aku ke kamarnya. Sampai di kamar aku duduk di samping mama, lalu papa ngomong, sekarang kan kamu sudah dewasa sudah bisa menentukan jalan hidupmu, sekarang sudah saatnya kami berdua mengatakan rahasia yang selama ini kami simpan, sebelumnya papa dan mama minta maaf kalau selama ini tidak jujur denganmu, kami berdua ini bukan orang tua kandungmu...

Mendengar ucapan itu air mataku menetes, dan yg lebih membuatku menangis mama menyebut ibu juwita yang aku ceritakan tempo hari adalah ibuku......

Malam itu juga aku putuskan untuk pergi ke tenggarong, setelah pamit dengan mama dan papa aku lalu ke bandara dan sampai di tenggarong subuh, subuh itu juga aku pergi ke jalan di mana biasanya ibu juwita berada, tapi setelah sampai. sosok ibu juwita tidak aku temukan, padahal aku berharap menemukannya, aku ingin memeluk dan mencium kakinya, aku tak perduli betapa bau dan dekilnya dia.

Tapi sampai siang ibu juwita tidak kunjung datang juga, hatiku mulai gelisah.... Lalu aku putusin buat berkeliling kota tenggarong mungkin saja ibu juwitanya lagi bekeliaran di jalan, sudah 3 kali kota tenggarong aku putarin tapi ibu juwitanya gak ketemu juga. Ahirnya aku kembali ketempat di mana ibu juwita biasa berada. Tapi lagi-lagi ibu juwitanya tidak ada.

Aku coba bertanya ke orang warung di ujung jalan...
Ibu yang gila itu ya mba? Och... Orang gila itu sudah ninggal 3 hari lalu, dia di tabrak mobil waktu mau nyebrang...

Mendengar ucapan orang itu aku langsung menangis, lututku lemas,,,, aku yg berharap bisa ketemu, memeluk dan menciumnya kini hanya bisa terdiam. Ibu kandungku telah pergi pergi untuk selama-lamanya.

Aku peluk pusara ibuku tanahnya masih basah,,, jika saja dari awal aku tau dia ibu kandungku tak akan pernah aku biarkan dia berkeliaran di jalan, IBU maafkan anakmu ini.....

# HANYA KISAH FIKTIF #